Home / Nasional / Peristiwa

Kamis, 2 Januari 2020 - 20:19 WIB | Redaksi XNews.id

Waspada, 274 Daerah Ini Masuk Dalam Data Rawan Bencana Banjir dan Longsor Tahun 2020

banjir bandang di Lebak Banten foto: istimewa

banjir bandang di Lebak Banten foto: istimewa

Jakarta – Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia mengingatkan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan agar sigap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan terjadinya bencana.

Masduki Baidlowi, Juru Bicara Wakil Presiden Republik Indonesia, menuturkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 274 kabupaten/kota masuk dalam area bahaya sedang-tinggi longsor. Jumlah warga yang berpotensi terpapar 40,9 juta jiwa.

“Pemerintah mengingatkan kepada aparat pemda yang wilayahnya termasuk menjadi bagian dari daerah rawan bencana hidrometeorologi agar sigap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan terjadinya bencana,” ungkapnya.

Masduki juga menyebutkan terkait bencana banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan jajaran aparat daerah. Evakuasi juga terus dilakukan dengan komando dijalankan langsung oleh BNPB.

Baca Juga  Banjir Bandang di Bondowoso, Ternyata Ini Penyebabnya

“Diharapkan agar masyarakat di Jabodetabek juga sigap bergotong-royong membantu nasib para korban yang terkena bencana. Tempat-tempat ibadah seperti masjid, gereja, atau lainnya di Jabodetabek bisa dimanfaatkan dan digunakan untuk menolong para korban bencana,” ucapnya.

Masduki yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan saat ini penanganan bencana jangka panjang terus dilakukan. Program antisipasi bencana ditempuh dari hulu maupun hilir.

“Seperti pembuatan waduk di Ciawi dan Sukamahi, yang ditargetkan selesai akhir 2020 ini. Begitu pula dengan normalisasi sungai, hingga reboisasi di hulu,” ujar Masduki.

Baca Juga  Pasien 01, 02 dan 03 Sudah Dinyatakan Negatif Virus Corona

Agus Wibowo Kapusdatinkom BNPB saat dihubungi tim XNews.id menyebutkan berdasarkan pantauan aparat di lapangan terdapat 169 titik banjir di seluruh Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Jawa Barat 97 titik, DKI Jakarta 63 titik, dan Banten 9 titik.

Untuk DKI Jakarta perinciannya Jakarta Barat 7 titik, Jakarta Pusat 2 titik, Jakarta Selatan 39 titik, Jakarta Timur 13 titik, dan Jakarta Utara 2 titik.

Adapun di sisi penyangga Jakarta yang masuk Jawa Barat mempunyai 97 titik banjir dengan perincian Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik dan Kabupaten Bogor 12 titik. [ABK]

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Corona, Museum Maritim Indonesia Ditutup 2 Pekan

Nasional

Erick Thohir : Saatnya Gotong Royong dan Berhenti Saling Menyalahkan

Nasional

Smartfren Luncurkan Super 4G Unlimited Lite

Nasional

Wakapolrestabes Medan Berikan Arahan Kepada Personil Lantas