Home / Nasional / Promoter

Senin, 6 Januari 2020 - 12:33 WIB | Redaksi XNews.id

Ditlantas Polda Metro Jaya Buka Posko Pelayanan STNK dan BPKB Rusak Akibat Banjir

Jakarta – Ditlantas Polda Metro Jaya membuka posko pelayanan STNK dan BPKB terkait bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya, kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (6/1).

Posko ini ada berada di Gedung Biru Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya. Dengan ini, diharapkan bisa memberikan kemudahan pelayanan dan prioritas khusus terhadap masyarakat yang BPKB-nya rusak atau hilang akibat banjir, sehingga dapat terlayani dengan cepat.

Persyaratan Pengurusan STNK dan BPKB Rusak dan Hilang

STNK yang rusak:
– Lampirkan dokumen STNK yang rusak
– BPKB kendaraan
– KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan

STNK hilang:
– Laporan kehilangan yang diterbitkan Polsek atau Polres terdekat
– Lampirkan surat keterangan hilang dari Polsek atau Polres
– KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan
– Foto copy STNK yang hilang berikut BPKB asli

Baca Juga  Antisipasi Virus Covid-19, Ditpolairud Polda Sumut Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Untuk BPKB
BPKB yang rusak:
– Isi formulir permohonan
– KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan
– Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain
– BPKB yang rusak masih ada
– Cek fisik kendaraan
– STNK asli dan foto copy

BPKB yang hilang:
– Isi formulir permohonan
– KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan
– Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain
– Surat keterangan hilang dari unit regident tempat BPKB diterbitkan
– Surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana dan/atau perdata di atas kertas bermaterai
– STNK asli dan foto copy
– Bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing 1 (satu) minggu di media cetak yang berbeda
– Cek fisik kendaraan (harus dihadirkan)

Sementara itu, Kaurmin Bag Produk Kreatif Biro Multimedia Divisi Humas Polri, AKP R. Dwi Chandra menjelaskan salah satu syarat yang diharuskan cukup membuat bingung dimana syratnya adalah iklan 3 media yang berbeda dengan tenggang waktu 1 minggu masing-masing media.

Baca Juga  LBH JKA Beraudiensi Dengan Sekda Terkait Anggaran Penanganan Covid 19 di Aceh Selatan

“Alasannya karena BPKB adalah dokumen resmi atau registrasi kepemilikan kendaraan bermotor baik roda dua, roda empt atau lebih,” ucapnya.

Dia merinci, untuk syarat iklan di tiga media itu memang tertera di dalam peraturan, meski dia tidak mendetail peraturarn yang dimaksud. Hal ini dilakukan tak lain agar menghindari duplikasi dokumen.

Dengan adanya iklan tersebut, siapa tahu saja ada orang yang menemukan dan kemudian melihat iklan lalu mengembalikannya. Sehingga, opsi membuat BPKB baru tak jadi dilakukan karena sudah ditemukannya lewat iklan tersebut.

“Untuk iklan di 3 media dari masyarakat selama 3 minggu, jika ada yang menemukan maka dapat menghubungi si pemilik dab syarat tersebut ada di UU (Undang-Undang) untuk menghindari duplikasi dokumen,” jelasnya.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!

Baca Juga

Nasional

Menkes: WNI dari Wuhan dalam Kondisi Sehat, Semoga Betah

Promoter

Banyak Bahan Khusus, Diduga Ada Apotek Terlibat Menyiapkan Bahan Baku Pabrik Sabu Pasuruan

Promoter

Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015, Abdul Latif Lubis Serap Aspirasi Masyarakat

Nasional

Akibat Hujan Deras, Banjir Landa Kabupaten Lahat Sumatera Selatan