Presiden Perintahkan Segera Perbaiki 30 Jembatan dan 19 Sekolah Rusak di Lebak

oleh -66 Dilihat
oleh

LEBAK (XNews.id) – Presiden Joko Widodo melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1) siang.

Mendarat di Pondok Pesantren La Tansa, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan disambut langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Jokowi langsung meninjau kawasan pesantren yang terdampak banjir bandang selama sekitar 30 menit. Dari Pondok Pesantren La Tansa, Presiden meninjau lokasi pengungsian di GOR Kampung Cikomara, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebakgedong, yang berlokasi tak jauh dari ponpes.

Dalam kunjungan ke lokasi pengungsian itu, Presiden Jokowi sempat berbincang-bincang dengan para pengungsi, terutama anak-anak. Selain itu, Jokowi menyempatkan untuk memberikan bantuan kepada pengungsi.

Mengenai bencana longsor dan banjir di Lebak itu, Presiden Jokowi mengatakan terjadi karena perambahan hutan, karena menambang emas secara ilegal.

“Tadi saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, ke Bupati agar ini dihentikan. Enggak bisa lagi karena keuntungan 1, 2, 3 orang kemudian ribuan yang lainnya dirugikan dengan adanya banjir bandang ini,” tegas Presiden.

Presiden meminta agar 30 (tiga puluh) jembatan penting yang menghubungkan antardesa, antarwilayah, di Kabupaten Lebak yang terdampak bencana harus  segera bisa diselesaikan.

Tadi saya sudah perintahkan ke Menteri PU agar dalam 3-4 bulan ini itu semuanya sudah bisa diselesaikan,” tegasnya.

Selain itu, dia memerintahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian PUPR agar segera memperbaiki 19 sekolah yang rusak. Sementara terhadap 1.410 unit rumah yang terdampak banjir, menurut Presiden, akan didata secara lengkap mengenai kemungkinan untuk direlokasi.

“Karena memang kalau melihat banjirnya besar seperti ini ya harus direlokasi tapi lahannya di mana nanti Ibu Bupati, Pak Gubernur yang akan menyampaikan,” kata Presiden Jokowi.

(css/dsa)