Home / Hukum

Sabtu, 7 Maret 2020 - 15:11 WIB | Hasan Hia

Oknum Kades di Ulususua Diduga Minta Uang Rp 5-10 Juta Untuk Jabatan Perangkat Desa

Nisel (XNews.id) – Sejumlah perangkat desa di Ramba-ramba, Kecamatan Ulususua, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) resah karena diduga diperas oleh Kepala Desa (Kades) berinisial RG dengan meminta sejumlah uang mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta untuk jabatan Kepala Seksi (Kasi), Kepala Urusan (Kaur) dan Kepala Dusun (Kadus).

Hal itu disampaikan oleh sejumlah perangkat desa di Ramba-ramba, Anugerah Halawa, Insani Laia, Usangka Giawa, Des Indeks Giawa kepada XNews.id, Sabtu (7/3/2020).

Kasi Pemerintahan Desa, Anugerah Halawa mengaku, pada saat rapat di kantor kepala Desa Ramba-ramba dihadiri oleh beberapa tokoh dan sejumlah perangkat desa, beberapa hari lalu. Saat itu, Kades RG meminta uang sebagai syarat menjabat sebagai perangkat desa. Untuk jabatan Kaur Rp 10 Juta, Kasi Rp 10 juta dan Jabatan Kadus Rp 5 juta dengan alasan untuk menutupi kerugiannya Rp 200 juta pada saat Pilkades tahun lalu, tuturnya.

Baca Juga  Polsek Perbaungan Ringkus 3 Tersangka 1 Diantara Bandar Shabu Didorr

“Pernyataan Kades dalam rapat tersebut ada bukti berupa rekaman video,” kata Anugerah dan dibenarkan oleh perangkat desa lainya.

Terkait hal ini dikatakan, pihaknya telah menyurati Camat Ulususua dan ditembuskan ke dinas PMD, Bupati Nisel, Kapolres Nisel dan Kajari Nisel. Kami berharap kasus ini segera diusut tuntas, karena kami sangat resah selalu diperlakukan tidak adil oleh Kades Ramba-ramba, keluhnya, sembari menunjukan video dugaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh Kades tersebut kepada XNews.id.

Dia juga mengatakan bahwa bersama perangkat desa lainnya telah diberhentikan dengan tidak hormat oleh Kades Ramba-ramba karena tidak sanggup membayar sejumlah uang sesuai permintaanya tersebut.

Baca Juga  Adik Kandung Mantan Ketua Bawaslu Nisel Ditangkap Polisi

Di dalam video yang tunjukkan oleh Anugerah Halawa juga terlihat ada penegasan dari seseorang yang diduga oknum Kades meminta uang sebagai syarat menjadi Kasi, Kaur dan Kadus di desanya.

Senada, Kaur Keuangan Desa Ramba-ramba Des Indeks Giawa mengaku bahwa dirinya juga salah satu korban yang telah diberhentikan dari jabatan Kaur Keuangan oleh Kades karena tidak sanggup membayar sejumlah uang sesuai permintaanya. Kami resah dengan tindakan Kades tersebut, semoga hal ini segera diusut tuntas, harapnya.

Camat Ulususua, melalui Kasubbag Umum dan Kepegawaian Arman Halawa ketika dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2020) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah perangkat desa di Ramba-ramba terkait Kades tersebut. “Laporan tersebut, telah disampaikan kepada Camat untuk diproses lebih lanjut” katanya. (Hia)

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!

Baca Juga

Hukum

Dua Orang Pemuda Diduga Bawa Narkotika Jenis Sabu Sabu Berhasil Di Amankan Sat Res Narkoba Polres Madina

Hukum

KPK Kini Dipimpin Salah Satu Perwira Terbaik Polri

Hukum

Saksi Ungkap Sejumlah Nama Kasus Faktur Fiktif di Sidoarjo yang Rugikan Negara Rp 3 Miliar

Hukum

Polres Nisel Selidiki Dugaan Pemerasan Oknum Kades di Ulususua