Ketua DPRD Kab Malang: Penyelesaian Aset TKD Selorejo Harus di Sandarkan Pada Hukum Yang Ada

oleh -168 Dilihat

Malang, (Xnews.id) – Belum adanya penyelesaian terkait aset tanah kas desa (TKD) di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang membuat Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto ikut turun tangan untuk menjadi penengah dalam menyelesaikan polemik yang berkepanjangan ini .

Hadir dalam kesempatan itu, Didik juga didampingi Anggota komisi I DPRD Kabupaten Malang Budi Kriswiyanto, Camat Dau Eko Mardiyanto serta perwakilan dari Polsek Dau dan Koramil Dau.

Pria yang kini juga mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Malang berpasangan dengan incumbent Bupati Malang H.M Sanusi ini Minggu (3/5/2020) langsung mendatangi kantor Desa Selorejo untuk mendengar langsung dari Kepala Desa, BPD hingga perwakilan penyewa terkait problem apa yang sebenarnya terjadi di Desa Selorejo.

Sayangnya Didik mengaku belum mendapatkan data riil dari pemerintah Desa Selorejo sehingga dirinya belum bisa mengintervensi terkait penyelesaian TKD . “Saya takut salah jika mengintervensi persoalan ini karena belum dapat data riil soal TKD. Jadi dua Minggu lagi saya akan kesini (Desa Selorejo,red),” ujar Didik Gatot Subroto dihadapan perangkat desa dan warga di Balai Desa Selorejo.

Didik mengaku baru mendapatkan informasi soal kisaran jumlah penyewa sekitar 100 orang dan luasan lahan bengkok desa yang disewakan sebanyak 25 hektar.

Namun demikian, Didik menegaskan pihaknya memberikan intruksi kepada BPD dibantu Babinsa dan babikamtibmas untuk segera melakukan inventarisasi aset tanah kas Desa. Sebab saat ini memang semua bengkok desa harus dikembalikan ke desa. Mengingat perangkat desa sudah mendapatkan gaji dan tunjangan.