Faisal Basri: OJK Dinilai Mengabaikan Tugas Pengawasan Sektor Keuangan

Kontributor: -13 views

Jakarta (XNews.id) – Kritik keras untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri menganggap OJK abai menjalankan tugasnya, dalam melakukan pengawasan terhadap sektor keuangan di Indonesia. Akibat lemahnya penegakan peraturan dan ketiadaan pengawasan oleh lembaga independen itu, PT Asuransi Jiwasraya terpuruk.

Dalam sebuah diskusi secara virtual, Selasa (16/6/2020), Faisal Basri mengungkapkan, perusahan asuransi adalah industri yang heavey regulated. Peraturannya sangat ketat. Bahkan sekarang, laporan keuangannya diminta, baik laporan bulan, triwulanan maupun enam bulanan. “Pokoknya sangat ketat sekali. Oleh karena itu, ada yang abai. Harus diakui, OJK abai.”

OJK dinilai abai dalam mengantisipasi permasalahan. Padahal, OJK, telah diberikan kekuasaan penuh oleh Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Kewenangan itu, antara lain memberikan izin operasi perusahaan asuransi, mengeluarkan izin berbagai produk asuransi, lalu mengawasi perusahaan asuransi, hingga membuat aturannya.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!