Kementan Upayakan Pasokan dan Harga Ayam Peternak Stabil

oleh -135 Dilihat

Jakarta (XNews.id) – Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) tengah mengupayakan langkah stabilisasi pasokan dan harga ayam di tingkat peternak berangsur mengalami kenaikan dan stabil.

Kementan mencermati harga ayam hidup (livebird/LB) di Pulau Jawa sejak memasuki Agustus 2020 mengalami penurunan dan per 29 Agustus 2020 Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH mencatat informasi harga dari laporan PIP (Petugas Informasi Pasar) menyebutkan di Pulau Jawa rata-rata Rp13.357/kg.

Harga LB terendah terjadi di Provinsi Jawa Tengah yaitu Rp11.500/kg, diikuti Provinsi Jawa Timur Rp12.000/kg, Provinsi Jawa Barat Rp. 12.333/kg, Provinsi Banten Rp13.500/kg dan harga LB tertinggi terjadi di Provinsi DIY yaitu Rp13.667/kg.

Direktur Jenderal PKH Nasrullah di Jakarta, Senin (31/8/2020) mengataka, harga LB di regional Sumatera, Bali Nusra, Sulawesi dan Papua berkisar Rp19.241-35.000/kg dan berada di atas harga acuan Permendag No. 7 tahun 2020. Lebih lanjut Nasrullah merinci secara spasial harga LB melemah sejak akhir Juli lalu terjadi di Pulau Jawa dan Kalimantan yang berada di bawah harga acuan.

Dari aspek supply, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Sugiono menambahkan bahwa potensi produksi livebird sejak Agustus-Desember 2020 tumbuh 8,01 persen dengan rataan tiap bulan sebanyak 259,4 juta ekor atau setara daging ayam sebanyak 304,3 ribu ton.