Agenda Reforma Agraria (AWI) Presiden Jokowi Stagnan

Kontributor: -8 views

Jakarta, (XNews.id) – Koordinator Agraria Watch Indonesia (AWI) Ganda Situmorang Dalam siaran pers yang diterima oleh XNews.id  pada Senin (28/12) lalu, mengungkapkan tentang capaian Reforma Agraria  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kurun waktu 2014–2020 sangat rendah dari target yang diberikan oleh Presiden Jokowi, yaitu sekitar 200 ribu hektar dari target redistribusi tanah seluas 4.1 jt hektar.

Melihat rendahnya capaian menurut Ganda, ini menjadikan Menteri ATR/BPN sebagai satu menteri yang paling layak direshuffle segera.

“Capaian ini tidak sebanding dengan anggaran Kementerian ATR/BPN untuk  Reforma Agraria yang notabene bersumber dari loan Bank Dunia (World Bank) sampai angka diatas Rp.2 Triliun hanya utk PTSL dan sertifikat RA.

“Apalagi disinyalir mekanisme distribusi sertifikat yang masih kurang transparan sehingga terbuka kemungkinan bagi KPK untuk menelusuri lebih cermat terhadap indikasi sertifikat TORA yang didistribusikan oleh Kementerian ATR BPN tidak tepat sasaran”, tegasnya.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!