Tingginya Curah Hujan, Petani Bawang Merah Ngantang, Butuh Doom Untuk Menyinpan Hasil Panenya

Kontributor: -38 views

Malang,  (XNews.id) – Petani bawang merah di lereng Gunung Kukusan Dusun Sayang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang meratapi hasil panennya. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir telah menurunkan kualitas bawang merah sehingga harga pun terjun bebas dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram.
Seorang petani Yuliono (35) Rabu (13/1/2021) mengatakan hujan yang terus mengguyur berdampak pada tingginya kandungan air pada bawang merah, otomatis bawang yang ditanam sulit tumbuh dan berkembang serta membusuk karena serangan hama.

“Bawang merah di lahan tidak bagus pertumbuhannya. Meski telah diusahakan dengan pupuk dan semprotan obat, tetap saja kualitasnya tidak bagus,” katanya.

Dia mengemukakan pada musim bagus, satu siung benih bisa beranak menjadi dua atau tiga sedangkan pada musim hujan ini satu siung tidak berkembang,
bahkan tidak membesar. Jadi benih yang ditanam itulah yang dipanen.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!