Kasus Perdagangan Manusia Melonjak, Jangan Terima Pekerjaan ART Di Turki

Kontributor: -8 views

ANKARA, Turki (XNews.id) –  Kedutaan Besar RI di Ankara meminta warga Indonesia untuk tidak menerima tawaran bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Turki menyusul lonjakan kasus perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan warga Negara Indonesia (WNI).

Dilansir CNN Indonesia, Selasa (6/4/2021), sepanjang 2020 jumlah total kasus yang melibatkan WNI dan masuk kategori tindak pidana perdagangan orang mencapai 20 kasus. Sementara dalam jangka waktu Januari hingga awal April 2021 ini, sudah tercatat 19 kasus TPPO.

Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, mengatakan ada beberapa hal yang memicu lonjakan perdagangan WNI ke Turki. Pertama yakni pandemi virus corona.

Wahyu mengatakan akibat pandemi menyebar, pemerintah RI melalui Kementerian Ketenagakerjaan sempat menunda penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri.

Akan tetapi, pemerintah melalui Kepmenaker No.294/Tahun 2020 mengenai Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru mulai membuka kembali pengiriman PMI ke luar negeri dengan sejumlah syarat dan kriteria tertentu.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!