Kabupaten Malang Masuki Era Baru Dengan Kehadiran JertanMus

Kontributor: -28 views

Jakarta, (Xnews.id) Kabupaten Malang masuki era pertanian baru dengan kehadiran Petani Jeruk Tanpa Musim, Jertanmus Integrated farming Sistem Indonesia (JIFSI) yang menghasilkan paduan pertanian Hortikultura dan Tumpang sari dan peternakan kelompok tani (PJTM).

“Perpaduan antara jeruk dan tumpangsari di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang ini yang dikelola oleh para petani muda atau petani milenial JIFSI merupakan bentuk kesiapan masyarakat menyambut era pertanian baru,” ujarnya.

Desa Ngantru di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jatim seluas 50 ha ini memenuhi konsep era pertanian baru yang lebih personalized, customized, localized, dan smaller in sized.

Menurut Stafsus Menteri Pertanian RI Erik Tamalagi  wajah pertanian yang sebelumnya mengandalkan kimia   kini di tangan Nanda Budi Prayoga berubah. Tren pertanian dunia adalah lebih ramah terhadap lingkungan, serta lebih tertib dengan mengacu SOP kesehatan yang ketat dan disiplin

“Ini adalah pertanian era baru eco tourism, berbasis nature ( alam) , juga berbasis organik karena ada Peternakan yang hari ini kita ketahui dan di jelaskan langsung oleh kera Ngalam di Kantor Kementrian RI,” kata Erik Tamalagi Rabu (7/4/2021).

Dulunya, Desa Ngantru merupakan lahan tidak produksi yang penuh ilalang dan pohon pohonan seluas 50 hektare, yang disulap menjadi beragam kebun buah. Mulai dari pohon jeruk, Durian, Pepaya, jambu kristal, pisang tanduk, hingga Tumpangsari.

Dikembangkan oleh JIFSI Group menghadirkan konsep kebun hortikultural serta Integrated  Berbagai jenis buah dan peternakan.

” Konsep ini sebagai peluang baru untuk menghadirkan pertanian yang berkualitas dan mengedepankan kearifan lokal, sehingga terdapat nilai keberlanjutannya,” pungkasnya.

(Ardy)

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!