Mahmud Irsyad Lubis SH ; Kalau Memang Kalapas Kelas 1 Medan Bertanggung Jawab, Ya Mundur, Tak Usah Dicopot

Kontributor: -71 views

Medan-(Xnews.id)

Terkait ungkapan Kalapas Kelas 1 Tanjung Gusta, Erwedi Suprayetno ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/9) yang mengatakan 15 orang dimintai keterangannya, termasuk 7 anggota binaan dan 8 orang sipir, serta siap bertanggungjawab dan dievaluasi sebagai pimpinan yang diamanatkan pemerintah kepada dirinya, sehingga terjadi keteledoran terhadap anggotanya, Ketua Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM), Mahmud Irsyad Lubis, SH kembali angkat bicara, Rabu (22/9).

Menurut Mahmud Irsyad Lubis, SH, bahwa dirinya memprediksi bahasa yang terlalu datar dari Kalapas Kelas I Tg Gusta, Erwedi Suprayetno yang siap bertanggungjawab dan siap dievalusi, sebagai pejabat publik seharusnya memiliki nilai nilai gentelman.

“Bukan sekedar bertanggung jawab, ya kalo bertanggung jawab, ya mundurlah.nggak usah dicopot, karena itulah bentuk sebuah pertanggungjawaban dari seorang Kalapas,” terangnya.

Sebelumny beredar di media sosial dan media massa mengenai video viral penganiayaan seorang Narapidana yang dianiaya oleh oknum Sipir Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan yang mengakibatkan luka lebam di bagian punggung. dan terdengar suara yang menyatakan “Diminta uang Rp30 juta, Rp40 juta baru bisa keluar. Kalau enggak kami dipukuli seperti ini, kalau enggak kasih uang”.

5/5 - (1 vote)

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!

5/5 - (1 vote)