Kasus Covid-19 Melonjak, Sejumlah Negara Eropa Lockdown, Warga Marah

Kontributor: -5 views

JAKARTA (XNews.id) – Gelombang penularan baru Covid-19 memicu kemarahan penduduk Eropa. Sebab, pemerintah kembali mengetatkan aturan agar pandemi terkendali. Puluhan ribu massa di berbagai negara turun ke jalan pada Sabtu (20/11) untuk menentang keputusan itu. Mereka menolak jika harus kembali terkurung di dalam rumah.

Tak semua aksi berjalan damai. Beberapa berakhir dengan kerusuhan. Misalnya, yang terjadi di Den Haag, Belanda. Massa melempari polisi dengan batu dan kembang api. Mereka juga membakar beberapa sepeda. Setidaknya tujuh orang diamankan. Polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan massa. Jumat (19/11) malam, aksi di Rotterdam juga berujung kericuhan. Tiga demonstran terluka akibat tembakan peringatan polisi yang berujung menyasar massa. Kasus itu masih diselidiki.

Di Breda, dekat perbatasan Belgia, massa jauh lebih kondusif. Mereka membawa banner bertulisan No Lockdown. Pemimpin aksi Joost Eras menjelaskan, pihaknya menentang keputusan Perdana Menteri (PM) Mark Rutte yang melarang penduduk ke bar dan restoran jika belum divaksin Covid-19. ’’Orang-orang ingin hidup, itulah kenapa kami di sini,’’ tegas Eras, seperti dikutip Agence France-Presse.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!