Menagih Janji Mendikbud Mengangkat 1 Juta Guru

Kontributor: -6 views

ANIMO guru honorer dan guru swasta menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sangat tinggi. Pilihan rasional demi memperbaiki nasib. Mengingat realita upah guru honorer dan swasta rata-rata di bawah standar kelayakan, jauh di bawah upah minimum buruh. Faktanya ada upah guru honorer di bawah Rp 1 juta, bahkan hanya Rp 200 ribu‒Rp 500 ribu. Itu pun dibayar per triwulan mengikuti cairnya dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Jumlah guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajar di sekolah negeri 1.236.112 orang atau 60 persen. Sedangkan yang bukan honorer sebanyak 742.459 atau 36 persen (Kemendikbudristek, 2021). Sepertiga kegiatan pendidikan ditopang guru honorer meski minim apresiasi dan proteksi, baik dari sekolah maupun negara selama ini.

Kebutuhan terhadap guru aparatur sipil negara (ASN) sangat besar dan mendesak dipenuhi. Angka kekurangan guru ASN hingga 2021 berjumlah 1.090.678 orang. Penyebabnya adalah guru pensiun, dengan akumulasi kekurangan 1.312.759 guru sampai 2024. Kebutuhan guru paling banyak pada jenjang SD-SMP, 823.383 guru (Kemendikbudristek dan Kemen PAN-RB, 2021). Jadi, kita mengalami darurat nasional kekurangan guru ASN.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!