MK Tegaskan KY Tetap Berwenang Menyeleksi Hakim Ad Hoc di MA

Kontributor: -5 views

JAKARTA (XNews.id) – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan Komisi Yudisial (KY) tetap berwenang menyeleksi hakim ad hoc tingkat kasasi maupun peninjauan kembali (PK). Putusan ini mematahkan gugatan uji materi Pasal 13 huruf a UU Nomor 18 Tahun 2011 tentang KY.

Adapun bunyi Pasal 13 huruf a yakni, Komisi Yudisial mempunyai wewenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

“Pokok permohonan tidak beralasan menurut hukum. Amar putusan. Mengadili menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK, Anwar Usman membacakan amar putusan, Rabu (24/11).

Dalam pertimbangannya, berdasarkan putusan MK Nomor 005/PUU-IV/menyatakan bahwa Pasal 24B ayat 1 UUD 1945 sepanjang mengenai kewenangan lain dalam rangka menjaga, dan menegakkan kehormatan, keluhuran serta martabat hakim hanya dimaknai sebagai pengawasan etik eksternal yang terpisah dari konteks Pasal 24A ayat (3) UUD 1945 untuk mewujudkan hakim agung dan hakim-hakim peradilan di bawah MA yang memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela, adil, profesional dan berpengalaman di bidang hukum.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!