Ilmuwan Waspadai Varian Baru Covid-19

Kontributor: -4 views

JAKARTA (XNews.id) – Para peneliti memperingatkan kemunculan varian baru SARS-CoV-2. Yakni B.1.1.529. Ia kali pertama ditemukan di Botswana. Saat ini sudah ada 10 kasus di tiga negara yang terkait dengan varian baru tersebut. Tiga di Botswana, enam di Afrika Selatan, dan satu di Hongkong, Tiongkok. Kasus di Hongkong berasal dari orang yang baru bepergian dari Afrika Selatan.

Varian baru tersebut mengkhawatirkan karena memiliki mutasi spike protein yang sangat tinggi. Yaitu, mencapai 32 mutasi. Varian Delta dan Delta Plus yang mendominasi gelombang penularan baru di seluruh dunia saat ini hanya memiliki mutasi 13–17. Dengan kata lain, mutasi B.1.1.529 mencapai hampir dua kali lipat dari varian yang dilabeli paling menular untuk saat ini.

Spike protein adalah bagian dari virus yang digunakan untuk masuk ke sel manusia. Beberapa vaksin bekerja dengan melatih tubuh untuk mengenali spike protein dan menetralkannya. Mutasi pada area tersebut berpotensi menimbulkan masalah untuk vaksin jenis mRNA seperti Pfizer dan Moderna. Itu disebabkan mRNA justru mendorong agar memproduksi spike protein dan melatih tubuh mengenalinya.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!