Pakar Psikologi Forensik Bilang Penyerangan Polisi Termasuk Hate Crime

Kontributor: -6 views

JAKARTA (XNews.id)–Polisi dalam melaksanakan tugasnya menciptakan ketertiban dan kepastian hukum, rawan menjadi sasaran kekerasan. Sebab, pihak-pihak yang tidak tertib dan tidak taat hukum biasanya akan melawan ketika mereka menjadi sasaran kerja polisi tersebut.

”Sebetulnya polisi memang rawan diserang. Karena secara normatif polisi bekerja dalam rangka menegakkan kepastian hukum,” ujar pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, Jumat (26/11).

Dengan kata lain, menurut dia, mereka yang melawan atau menyerang polisi sangat mungkin sebelumnya adalah pihak yang merusak ketertiban atau melakukan pelanggaran hukum. Penyerangan itu bisa makin tidak terkendali jika penyerang berada di bawah pengaruh miniman keras atau narkoba.

”Dalam situasi semacam itu, diserang merupakan salah satu risiko tugas polisi yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” tutur Reza.

Pada sisi lain, lanjut Reza, untuk kepentingan pembenahan SDM, perlu dicari tahu apa saja gerangan kondisi sesaat sebelum terjadinya penyerangan terhadap polisi. ”Adakah tindak-tanduk atau pun tutur kata personel yang menyinggung pihak penyerang,” tambah dia.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!