Pengaduan Konsumen ke YLPK Jatim Didominasi Properti dan Pinjol

Kontributor: -12 views

JAKARTA (XNews.id) – Praktik usaha yang ujung-ujungnya ditengarai merugikan para konsumen cukup sering ditemui. Tak terkecuali di wilayah Jatim. Indikatornya adalah pengaduan yang diterima Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim.

Sepanjang 2021, YLPK Jatim menerima 465 pengaduan dari masyarakat yang mengakses produk sebuah usaha, baik berupa barang maupun jasa. Dari jumlah itu, yang terbanyak adalah pengaduan di sektor properti. Perinciannya, 103 laporan dari pembeli/penghuni apartemen dan 76 laporan dialamatkan pemilik atau pembeli rumah deret.

Pengaduan terbanyak berikutnya datang dari konsumen produk pinjaman online alias pinjol, baik dari perusahaan berizin maupun ilegal. Tercatat ada 69 pengaduan selama setahun.

Sementara itu, yang juga paling banyak diterima adalah pengaduan konsumen belanja online dengan 25 laporan. ”Paling banyak memang sektor properti dan pinjol,” ucap Ketua YLPK Jatim M. Said Sutomo kepada Jawa Pos.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!