Miris! Nasib Petani, Music Harus Bayar Mahal Pangan Dan Pupuk

Kontributor: -35 views

Jakarta, (xnews.id) – Lonjakan harga pupuk nonsubsidi diakui bakal mengganggu produksi gula nasional. Pasalnya, lonjakan harga yang signifikan menyebabkan petani menekan biaya dengan mengurangi pemberian pupuk.

“Saat awal pandemi Covid-19, kegiatan panen tebu dan produksi di pabrik gula (PG) sempat terganggu. Karena PSBB dan kewajiban swab, waktu itu kan masih mahal, petani nggak sanggup. Di tahun 2021, mobilitas dilonggarkan, tapi banyak buruh tebang yang positif Covid-19. Tahun ini, tantangannya dari harga bahan pangan dan pupuk. Bahan pangan pokok mahal berpengaruh juga ke petani, harga pupuk tinggi bikin input produksi gula jadi tinggi,” kata Ketua Umum Ikatan Ahli Gula (Ikagi) Aris Toharisman kepada CNBC Indonesia, Jumat (14/1/2022).

Akibatnya, kata dia, petani kemungkinan akan mengurangi pemberian pupuk. Yang akan berdampak pada kualitas tebu, sehingga mempengaruhi rendemen dan produksi gula.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!