Jalan Ekonomi Kiai Kampung

Kontributor: -4 views

Buku ini tak berposisi menjustifikasi label sekularisasi dan/atau islamisasi. Zainal Abidin berangkat dari titik yang lebih membumi: tengara pada sosok kiai.

ZAINAL Abidin berikhtiar meluaskan makna jihad yang kadung menyempit. Jihad tak melulu berasosiasi berperang fi sabilillah di medan laga. Medan jihad membentang pula pada perbaikan kesejahteraan menyangkut hajat hidup banyak orang, yakni: bidang ekonomi umat.

Dalam bab awal, pembaca seakan-akan dipecut terhadap paradoks antara agama dan ekonomi. Pemisahan keduanya yang sering disebut sekularisasi ini nyatanya kerap menghilirkan ketimpangan sosial-ekonomi amat tajam.

Buku ini menelusuri sebab musababnya dan tak berposisi menjustifikasi label sekularisasi dan/atau islamisasi. ”Islamisasi”, yang di hari-hari ini telah banyak produk undang-undang yang menitikberatkan simbolisasi term agama pada diksi perbankan syariah, misalnya. Titik poin buku tidak membincang sarana dan prasarana ”syariah” yang telah terlembagakan tersebut walau tampak kurang menjejak di masyarakat/umat.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!