Menjajal Skutik Aprilia SR GT 200 untuk Touring Santai, Begini Rasanya

Kontributor: -9 views

JAKARTA (XNews.id) – Aprilia menggebrak pasar otomotif dalam negeri dengan merilis skuter matik (skutik) SR GT 200 dan SR GT 200 Sport. Bergenre touring, rival Aprilia SR GT 200 yang saat ini paling mendekati adalah New ADV 160 yang juga belum lama ini dirilis Honda.

Berkesempatan untuk menjajal Aprilia SR GT 200, JAKARTA (XNews.id) melakukan perjalanan touring santai dari Tangerang menuju kawasan Cipanas, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Penasaran dengan pengalaman seperti apa menjajal skutik ini untuk touring sejauh 400 Km pulang-pergi, silakan simak ulasannya.

Riding Position Nyaman

Hal pertama yang ingin kami bagikan terkait Aprilia SR GT 200 ini adalah pengalaman berkendaranya. Mengusung gaya skutik petualang, memang tak lengkap rasanya jika tak membawa motor dengan kubikasi 174 cc di atas kertas ini untuk melakukan perjalanan touring.

Soal pengalaman berkendara, menempuh perjalanan dari pagi hari menuju kawasan wisata Cipanas, Puncak, dari Tangerang, Aprilia SR GT 200 mula-mula kami isi dengan BBM yang sesuai dengan speknya yakni Pertamax Turbo atau bensin dengan RON 95 atau lebih.

Diisi dari saat indikator bensin mulai kelap-kelip, pertanda habis, Aprilia SR GT 200 dalam rupiah kami isi Pertamax Turbo dengan nominal Rp 75.000 atau dapat sebanyak 4,6 liter lebih. Di indikator, BBM menunjukan porsi setengah dari meteran penuh atau berada di posisi sekira lima bar.

Lanjut, kami gas menuju puncak dengan membonceng pasangan. Melewati jalan rusak, kami langsung dikejutkan dengan suspensi Aprilia SR GT 200 di bagian belakang yang ternyata keempukan. Shockbreaker mentok, badan mengayun, lari jadi limbung saat menikung atau manuver di kecepatan standar jalan raya.

Suspensi empuk memang nyaman, tapi dilematis. Berkendara sendiri enak, berdua terasa kelebihan muatan. Oke, kami abaikan, biarkan ini menjadi catatan Aprilia. Namun perlu diketahui juga, SR GT 200 memiliki suspensi belakang yang bisa disetel kliknya untuk mengatur tingkat kekerasannya.

Namun, secara default atau bawaan pabrik, suspensi belakang Aprilia SR GT 200 terlalu lembek lantaran berada di posisi paling low atau paling empuk. Depan pas, tinggi, nggak keras, nggak empuk. Pas. Gagah pula.

Jalan sekira satu jam lebih berkendara, motor ini enak juga ternyata. Di luar suspensi belakang yang terlalu soft, posisi berkendara Aprilia SR GT 200 nyaman. Sangat nyaman.

Tegak, stang tinggi, handling pas, bikin manuver liak-liuk menggunakan skutik ini jadi terasa mantap. Feel naik moge atau motor gede terasa betul di skuter matik ini. Mantap.

Di kawasan Jalan Raya Bogor mulai ketemu macet. Oke, nggak takut. Pantat mulai panas, tapi tetap nyaman, jok lebar, nggak terlalu tinggi membuat manuver dengan skutik ini di jalanan macet juga nggak terlalu masalah mengingat dimensinya yang lumayan gede.

Aprilia SR GT 200 saat diajak touring santai sejauh hampir 400 Km. (Rian Alfianto/JAKARTA (XNews.id))

Penumpang juga tetap nyaman. Proporsi duduk baik rider dan boncengers terbagi rata. Kebagian adil, nggak ada yang terasa kesempitan. Ini yang bikin duduk di Aprilia SR GT 200 untuk jalan jauh, bokong jadi nggak terlalu pegal. Nyaman.

Halo Pembaca XNews.id, Xpresikan Penilaianmu Terhadap Konten Berita XNews.id, Ini Akan Menjadi Masukan Bagi Kami Tim Redaksi XNews.id, Berikan Rate Penilaian Dengan Menekan Gambar Bintang Dibawah Ini, Terima Kasih !!