Sebulan 14 Nyawa Terenggut, DPRD Gresik: Tindak Tegas Para Pelanggar!

oleh -223 Dilihat

JAKARTA (XNews.id)- Peristiwa kecelakaan di jalanan Gresik menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Selain faktor kelalaian pengendara, fasilitas untuk menekan angka kecelakaan terbilang minim. Hal tersebut mengakibatkan fatalitas kecelakaan semakin meningkat. Data bulan lalu, sebanyak 14 nyawa terenggut dalam kecelakaan maut di Gresik.

Satlantas Polres Gresik mencatat, dalam sepekan terakhir, terjadi 18 kejadian kecelakaan lalu lintas. Terhitung sejak 27 Agustus hingga 2 September. ’’Dari seluruh kejadian, ada lima korban meninggal,’’ ujar Kanitlaka Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono.

Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak. Salah satunya, melakukan sosialisasi berkendara kepada organisasi masyarakat maupun kalangan pelajar. ’’Juga, menggalakkan penindakan. Baik tilang maupun teguran terhadap pelanggar lalu lintas,’’ jelas Wiji.

Meski demikian, hal tersebut tidak serta-merta menekan potensi kecelakaan di wilayah Kota Pudak. Beberapa jalur di Gresik masih dikenal sebagai jalur tengkorak lantaran tingginya angka kecelakaan. ’’Karena minimnya sarana dan prasarana. Padahal, jalur tersebut sering dilewati kendaraan bermuatan besar,’’ ujar anggota komisi III Abdullah Hamdi.

Dalam APBD Perubahan 2022, pagu anggaran untuk infrastruktur mencapai Rp 202 miliar. Jumlah tersebut diprioritaskan untuk belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi. ’’Bisa digunakan untuk menambah sarana. Salah satunya, membangun emergency safety area (jalur penyelamatan, Red) di kawasan rawan laka,’’ tutur Hamdi.