Komisi VI DPR RI akan Panggil Kepala BP Batam terkait Penjualan Bandara Hang Nadim

oleh -185 Dilihat

DUA Organisasi anti korupsi  yaitu Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) dan Forum Komunikasi Rakyat Indonesia ( Forkorindo) selaku partner menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi VI Gedung Nusantara I Senayan, pada Kamis (19/1) terkait Penjualan Lahan Bandara Hang Nadim oleh BP Batam kepada empat  perusahaan guna membangun pergudangan dan property.

Gerakan Nasional  Pemberantasan Korupsi yang diketuai oleh Muhammad Agus Fajri  menyampaikan bahwa ada empat perusahaan yang mendapatkan alokasi pembelian lahan bandara Hang Nadim diantaranya : PT Prima Propertindo Utama, PT Batam Prima Propertindo, PT Cakra Jaya Propertindo, dan PT Citra Tritunas Prakarsa.

Sesuai keputusan Menteri Perhubungan RI no 47 Tahun 2022 2022 tentang Rencana Induk Bandar Udara Hang Nadim yang dikeluarkan pada 9 Maret 2022 semua area kawasan bandara yang memiliki total seluas 1.762,700144 hektar itu tidak boleh dialihkan ke peruntukan lain, namun dalam hal ini BP Batam telah melanggar hukum.