Penjelasan Menteri PUPR Terkait Program Pembangunan Bendungan Nasional

oleh -120 Dilihat
Pembangunan bendungan nasional Kementerian PUPR. (Foto: Dok Kemenpupr)

XNews.ID (Jakarta) – Program pembangunan bendungan dan embung menjadi salahsatu proyek nasional yang selama ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Terkait program ini, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan,

bendungan sebagai tampungan air di berbagai wilayah Indonesia merupakan salah satu upaya nyata untuk mengatasi ancaman perubahan iklim (climate change).

“Untuk menghadapi ancaman perubahan iklim (climate change) Pemerintah Indonesia harus memperbanyak tampungan air (reservoar), baik itu embung dan bendungan. Kita utamakan bendungan agar di saat kemarau masih ada cadangan air yang cukup besar,” kata Basuki saat Seminar Internasional Teknik Hidrolika /Hydraulic Engineer International Seminar (HEIS) 2023 bertajuk “Water Actions Toward Climate Resilience, Green Economy, and Sustainable Development” yang diselenggarakan Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) di Kampus Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Dilansir dari laman Kemenpupr, Kamis (30/11/2023), Basuki menyampaikan jumlah bendungan di Indonesia masih jauh jika dibandingkan negara lain seperti Korea Selatan dan China. “Kita sebagai negara kepulauan besar harus juga berpikir besar (think big) untuk terus menambah jumlah tampungan air. Pemerintah China hingga akhir tahun 2022 tercatat telah memiliki sekurangnya 98.000 bendungan, lalu Korea Selatan mempunyai sekitar 18.000 bendungan,, sementara kita mendekati sekitar 300 bendungan,” ujarnya.