Cerita di Balik Proses Penerjemahan Al-Quran Bahasa Daerah, Ini Penjelasannya

oleh -91 Dilihat
Cover Terjemah Al Quran Bahasa Daerah. (Foto: Dok Kemenag)

XNews.ID (Jakarta) – Penerjemahan Al-Quran dalam 26 bahasa Daerah telah dilakukan oleh Kementerian Agama. Untuk menyebut contoh, ada Bahasa Gayo, Dayak, Batak, Banyumasan, Bali, Kaili, Melayu Ambon, hingga Toraja.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Balitbang Diklat, M Isom Yusqi, mengatakan terobosan ini menjadi upaya Kemenag mendekatkan Al-Qur,an dengan masyarakat Indonesia.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, ada proses yang sangat rigit dalam tahapan penerjemahan. Tahapan itu dimulai dengan identifikasi dan penjajakan di berbagai daerah. Hal ini untuk menentukan bahasa mana yang paling sesuai.

“Tahap awal ini dalam bentuk pertemuan atau Fokus Grup Discussion (FGD), dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti pimpinan daerah, ulama, dan tokoh adat,” ujar Isom di Jakarta, dilansir dari laman Kemenag, Senin (29/1/2024).