PLN Operasikan 2 Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan Baru di Kalbar Untuk Gantikan Pembangkit Diesel

oleh -111 Dilihat
PLN Operasikan 2 Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan Baru di Kalbar untuk menggantikan pembangkit diesel. (Foto: KabarBUMN/Jennaira)

XNews.ID (Jakarta) – Upaya memperkuat infrastruktur jaringan listrik antar wilayah terus dilakukan PT PLN (Persero). Tersambungnya infrastruktur jaringan dari sumber energi ke masyarakat mampu menekan penggunaan pembangkit diesel yang selama ini dimanfaatkan untuk wilayah terpencil.

PLN melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) berhasil membangun 191 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sandai – Incomer (Ketapang-Sukadana).

PLN juga memberikan tegangan listrik atau energize pada Gardu Induk (GI) dengan kapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Minggu (14/01).

Proyek ini mendukung program Dedieselisasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Yakni, menonaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Aggreko Tayap berkapasitas 7,8 MW dan juga sekaligus menjadi salah satu upaya dalam mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan dalam upaya mengejar rasio elektrifikasi dan mengurangi penggunaan fosil sebagai bahan bakar. PLN terus memperkuat infrastruktur kelistrikan seperti jaringan transmisi maupun distribusi. Pembangunan infrastruktur ini memperkuat sistem kelistrikan yang andal dan efisien di berbagai daerah.

“2024 kami mulai dengan tancap gas membangun infrastruktur jaringan. Beroperasinya jaringan transmisi dan gardu induk ini akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus menekan penggunaan bahan bakar berbasis fosil,” ujar Darmawan, dilansir dari laman KabarBUMN, Senin (29/1/2024).