SpaceX Akan Meluncurkan Stasiun Luar Angkasa Swasta Starlab ke Luar Angkasa dengan Starship untuk Mengisi Kekosongan ISS

oleh -118 Dilihat
Memperkenalkan Starlab, Frontier Berikutnya di Stasiun Luar Angkasa Swasta. (Foto: Gizmochina)

XNews.ID – Stasiun Luar Angkasa Internasional, bangunan termahal yang dibangun umat manusia, telah lama berfungsi sebagai pangkalan luar angkasa bagi astronot dari Bumi. Namun, karena teknologi telah mengubah perlombaan luar angkasa menjadi persaingan di luar beberapa negara, jumlah orang yang berpotensi menggunakan stasiun ini pun meningkat.

Dilansir dari Gizmochina, Minggu (4/2/2024), karena alasan tersebut dan alasan lainnya, pencarian alternatif telah dimulai. Misalnya, meski menjadi salah satu arsitek ISS, Rusia sedang mengembangkan stasiun luar angkasanya sendiri. Sementara itu, SpaceX berencana meluncurkan stasiun luar angkasa swasta Starlab dengan Starship lebih dulu daripada yang lain.

ISS diperkirakan akan digantikan oleh stasiun luar angkasa swasta sekitar tahun 2030. Yang pertama, Starlab, dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2028. Dikembangkan oleh Voyager Space dan Airbus, Starlab adalah stasiun luar angkasa swasta berukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter, terdiri dari dua modul. Modul utama akan menjadi tempat tinggal dan ruang kerja kru, sedangkan modul tambahan akan digunakan untuk penelitian ilmiah dan kegiatan komersial.