Alumni Perguruan Muhammadiyah: Prabowo-Gibran Tidak Layak untuk Dipilih

oleh -139 Dilihat

XNEWS.ID – Jika mengikuti khittah Muhammadiyah 2002, Munas Tarjih 2003 dan Tanfidz Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta tahun 2022, sebenarnya pasangan Prabowo dan Gibran tidak lolos dalam kriteria pedoman Muhammadiyah tentang memilih pemimpin, alias tidak layak untuk dipilih.

Pernyataan ini disampaikan oleh Hardiansyah, Koordinator nasional Alumni Perguruan Muhammadiyah (APM) di Jakarta, Senin (5/2).

Menurut Hardiansyah, Muhammadiyah tidak berpolitik praktis, politik yang dijalankan Muhammadiyah adalah politik kebangsaan. Namun, Muhammadiyah memberi kebebasan kepada setiap anggotanya untuk menggunakan hak pilih dalam politik sesuai hati nurani masing-masing.

Akan tetapi, meski memberi kebebasan, Muhammadiyah tetap membekali dengan sejumlah pedoman agar warga Muhammadiyah dapat memilih secara rasional dan kritis, sejalan dengan misi dan kepentingan Muhammadiyah demi kemaslahatan bangsa dan negara, ujar alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.