Hukum Menyentuh Al-Quran Braille Tanpa Berwudhu?

oleh -108 Dilihat
Hukum menyentuh al qur’an brailee tanpa wudhu. (Foto: portal dhuafa)

XNews.ID – Al-Quran Braille merupakan mushaf atau lembaran-lembaran ayat Al-Quran yang khusus diperuntukkan bagi penyandang tunanetra. Dengan mengandalkan jari jemari, mereka akan meraba huruf demi huruf dalam lembaran Al-Quran Braille.

Dikutip dari Bincang Syariah, pada Selasa (5/2/2024), hukum menulis Al-Quran dengan huruf-huruf selain huruf hijaiyah seperti huruf latin atau huruf Braille menurut Imam ar-Ramli hukumnya boleh, sebab penulisan tersebut tidak menimbulkan perubahan makna al-Qur’an, dan tentu juga terdapat hajat bagi orang muslim penyandang difabel netra,  sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiyatul Jamal syarh al-Minhaj (1/76):

فَائِدَةٌ: سُئِلَ الشِّهَابُ الرَّمْلِي: هَلْ تَحْرُمُ كِتَابَةُ القُرْآنِ العَزِيزِ بِالْقَلِمِ الهِنْدِيِّ أَوْ غَيْرِهِ؟ فَأَجَابَ: بِأَنَّهُ لَا يَحْرُمُ لِأَنَّهَا دَالَّةُ عَلَى لَفْظِهِ العَزِيْزِ وَلَيْسَ فِيْهَا تَغْيِيْرٌ لَهُ بِخِلَافِ تَرْجَمَتِهِ بِغَيْرِ العَرَبِيَّةِ؛ لِأنَّ فِيْهَا تَغْيِيْرًا

Imam Romli ditanya “apakah menulis quran menggunakan huruf India dan huruf lainnya hukumnya haram? Jawaban beliau: “tidak haram sebab tulisan tersebut menunjukan lafal Al-Quran yang mulia dan tidak ada perubahan sama sekali dalam tulisan itu. Berbeda dengan terjemahan dengan selain bahasa arab sebab didalamnya terdapat perubahan.