Mimpi Besar Bapak Perikanan Nasional

oleh -79 Dilihat

XNEWS.ID – Tanggal 26 Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia keempat, Bapak KH. Abdurahman Wahid atau yang lebih kita kenal Gusdur membentuk Departemen Eksplorasi Laut (DEL) atau saat ini menjadi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Setelah sekian puluh tahun negeri ini memunggungi laut, dengan keberaniannya, Gusdur membuka pintu gerbang kelautan Indonesia dan menjadikan laut dan segenap potensi di dalamnya sebagai visi pembangunan Indonesia kedepan. Untuk itu, tidak berlebihan kalau Gusdur suatu saat nanti didapuk sebagai Bapak Kelautan Indonesia.

Lebih dari itu, tahun 2001 Gusdur mengangkat Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS, seorang anak nelayan sebagai Nahkoda pada Departemen tersebut. Anak nelayan tradisional, nelayan kecil, bukan nelayan besar, bukan nelayan kapal besar.

Anak nelayan kecil yang punya mimpi besar. Mimpi yang pada hakekatnya adalah representasi dari kenyataan di lapangan. Visi dan harapan yang jauh kedepan. Anak nelayan kecil ini kita panggil saja Bapak.

Dengan ketekunan dan ridho tuhan, Allah SWT, mimpi-mimpi Prof. Rokhmin Dahuri menjadi kenyataan. Meskipun semua orang punya mimpi, punya cita-cita, namun tidak semua orang dapat mewujudkan mimpi-mimpinya.

Lahir di kampung pesisir, tumbuh dewasa di lingkungan pesisir, mungkin Bapak saat masih kecil bermimpi ingin belajar dan menguasai ilmu tentang bagaimana mengelola pesisir dan masyarakat nelayan itu agar MAJU. Mimpi dan cita-cita Bapak pun menjadi nyata.

Berkesempatan belajar di perguruan tinggi dan mendalami bidang pengelolaan pesisir pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di salah satu perguruan tinggi negeri ternama, akhirnya Bapak pun menjadi bagian dari keilmuan pesisir dan perikanan itu sendiri.

Mendalami, meneliti, mengajar, dan mengabdi dalam bidang ilmu pengelolaan pesisir dan perikanan itu. Bahkan, pendalaman ilmu pengelolaan pesisir dan perikanan itu Prof. Rokhmin Dahuri kemudian dapatkan, lebih MAJU lagi, belajar dan meraih gelar Doktor di kampus tempatnya para ahli pesisir dan perikanan, di negara yang lebih MAJU di luar sana. SATU lagi, mimpi menjadi kenyataan.