Apa Arti Serangan Kilat Iran Ke Israel?

oleh -223 Dilihat

Oleh: Pizaro Gozali Idrus *)

XNEWS.ID – Iran melancarkan serangan militer langsung terhadap Israel pada Sabtu (13/4) waktu setempat dengan meluncurkan lebih dari 200 drone, rudal jelajah, dan rudal balistik ke Israel.

Ini adalah serangan pertama Iran dalam sejarah terhadap Israel. Situasi ini terjadi setelah Israel menghancurkan konsulat Teheran di Suriah pada 1 April lalu yang menewaskan 12 orang, termasuk dua jenderal elit Iran.

Tidak jelas apakah pertempuran ini berlanjut. Yang jelas Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri, mengatakan Teheran telah menyelesaikan serangan balasannya terhadap Israel.

Menurut pandangan kami, operasi sudah selesai, tetapi angkatan bersenjata siap dan kami akan bertindak jika perlu, kata Baqeri.

Tel Aviv pada Ahad (14/3) pukul 03.30 pagi juga sudah mencabut imbauan kepada warga agar bersembunyi di tempat-tempat aman selama serangan. Artinya, Israel menyimpulkan serangan telah berakhir.

Kita tidak melihat tidak ada ekskalasi yang besar atau korban di pihak militer penjajah Israel yang signifikan sebagaimana serangan Hamas dan perlawanan bersenjata dari jalur Gaza.

Lalu: apa yang bisa kita baca dari serangan singkat ini?

Pertama, alih-alih sebuah deklarasi perang terbuka kepada Israel, serangan Iran ini lebih merupakan skala terbatas sebagai balasan kepada Israel. Durasi serangan hanya berlangsung 5 jam. Bukanlah perlawanan intens seperti yang dilakukan Hamas kepada Israel yang sudah hampir memasuki bulan ketujuh sejak Oktober dan banyak merugikan tentara dan fasilitas militer Israel sejak hari pertama pertempuran.

Dalam konteks serangan Iran, Israel hanya butuh waktu 7 jam untuk kembali membuka penerbangannya kembali ditangguhkan. Tentu kita tidak sedang mengganggap pertempuran ini sebagai sebuah sinetron. Tapi ini jauh dari ekspektasi narasi Iran selama ini yang ingin melenyapkan Israel.

Iran sudah komunikasi dengan AS

Kedua, beberapa hari sebelum serangan terjadi, Iran sudah membuka komunikasi kepada Inggris, Australia, dan Jerman. Informasi ini diketahui oleh Washington. Bahwa Iran hanya akan merespons tindakan Israel secara terbatas atas dan tidak akan mengarah pada eklasasi di kawasan.