Fenomena Minimnya Penghasilan Guru di Indonesia, Muhammad Anwar: Tekad Guru Indonesia Sangat Membanggakan

oleh -143 Dilihat

XNEWS.ID – Minimnya penghasilan para guru di Indonesia menjadi sorotan lembaga riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) dan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa.

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, survei dilakukan secara daring terhadap kesejahteraan guru pada pekan pertama bulan Mei 2024.

Sebanyak 403 responden guru di 25 Provinsi memiliki komposisi responden Pulau Jawa sebanyak 291 orang dan Luar Jawa 112 orang.

Responden survei terdiri dari 123 orang berstatus sebagai Guru PNS, 118 Guru Tetap Yayasan, 117 Guru Honorer atau Kontrak dan 45 Guru PPPK.

Survei tersebut mengungkapkan bahwa sebanyak 42 persen guru memiliki penghasilan di bawah Rp 2 Juta per bulan dan 13 persen diantaranya berpenghasilan dibawah Rp 500 Ribu per bulan, kata Muhammad Anwar, Peneliti IDEAS dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (21/05/2024).

Anwar menambahkan, jika melihat lebih dalam kepada responden Guru Honorer maupun Kontrak, maka akan terlihat rendahnya tingkat kesejahteraan mereka, di mana 74 persen Guru Honorer/Kontrak memiliki penghasilan di bawah Rp 2 Juta per bulan bahkan 20,5 persen diantaranya masih berpenghasilan dibawah Rp 500 Ribu.