Bolehkah Perempuan yang Sedang Haid Beribadah Haji?

oleh -150 Dilihat
Hukum perempuan haid melaksanakan haji.(Foto: hasuna)

XNews.ID – Bagi wanita yang sedang mengalami haid saat menjalani ibadah haji, terdapat beberapa hal yang boleh dan tidak dibolehkan dilakukan. Salah satu hal yang sulit adalah ketika harus melakukan thawaf ifadhah, yang merupakan salah satu rukun haji. Jika seorang wanita mengalami haid saat ingin melaksanakan thawaf ifadhah, dan tidak dapat kembali menyempurnakan hajinya setelah haidnya selesai karena jarak yang jauh dari tanah airnya, apa yang seharusnya dia lakukan?

Dikutip dari Bincang Syariah, pada Sabtu (25/5/2024), haid saat menunaikan ibadah haji bukanlah sesuatu yang baru untuk dibahas, para ulama sudah pernah membahasnya sejak dulu, bahkan kejadian ini juga pernah dirasakan oleh istri Rasulullah, Sayyidah Aisyah, bahwa suatu saat nabi mengajak Aisyah untuk menunaikan umrah bersama. Namun sayangnya, saat itu ia sedang haid, kemudian Rasulullah berkata kepadanya:

وَاصْنَعِي مَا يَصْنَعُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ وَلَا تُصَلِّي

Artinya, “Kemudian berhajilah, dan lakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang yang haji kecuali thawaf di Baitullah dan janganlah shalat.” (HR Bukhari).

Berdasarkan hadits tersebut, maka haid yang datang di saat menunaikan ibadah haji tidak membatalkan ibadah hajinya, dan ia tetap diperbolehkan untuk melanjutkan ibadah hajinya selain tawaf dan shalat sebagaimana yang telah disebutkan.